IND | ENG
Google Danai Media Eropa Hampir Rp500 Miliar untuk Perangi Hoaks

Ilustrasi

Google Danai Media Eropa Hampir Rp500 Miliar untuk Perangi Hoaks
Yuswardi A. Suud Diposting : Rabu, 31 Maret 2021 - 17:18 WIB

Cyberthreat.id - Google menyatakan akan memberikan kontribusi sekitar US 29,3 juta (setara Rp426 miliar) untuk Dana Media dan Informasi Eropa yang baru dibentuk untuk memerangi berita palsu atau hoaks, kata perusahaan itu pada hari Rabu.

Dilansir dari Reuters, kabar ini muncul di tengah kritik terhadap raksasa teknologi itu yag dinilai tidak berbuat banyak untuk menghilangkan prasangka disinformasi online.

Pandemi COVID-19 dan pemilu AS tahun lalu memicu lonjakan besar dalam informasi yang salah, di mana beberapa menyalahkan media sosial karena tidak lebih proaktif dalam menangani masalah. Sementara regulator telah mengindikasikan bahwa mereka dapat mengambil tindakan melalui pembatasan yang berat.

Dana Media dan Informasi Eropa yang diluncurkan oleh Calouste Gulbenkian Foundation dan European University Institute minggu lalu, bertujuan untuk meminta peneliti, pemeriksa fakta, organisasi nirlaba dan badan yang berorientasi kepada kepentingan publik lainnya untuk membantu memerangi berita palsu. .

"Saat menghadapi ketidakpastian dan tantangan tahun lalu, telah terbukti semakin penting bagi orang untuk mengakses informasi yang akurat, dan menyortir fakta dari fiksi," kata Matt Brittin, kepala Bisnis dan Operasi EMEA Google, dalam sebuah posting blog.

Dana tersebut akan dikucurkan selama lima tahun. European Digital Media Observatory, yang merupakan proyek Komisi Eropa yang didirikan tahun lalu dan beranggotakan pemeriksa fakta dan peneliti akademis, akan mengevaluasi dan memilih proyek.[]

#hoaks   #google   #eropa

Share:




BACA JUGA
Jaga Kondusifitas, Menko Polhukam Imbau Media Cegah Sebar Hoaks
Menteri Budi Arie Apresiasi Kolaborasi Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Butuh Informasi Pemilu? Menteri Budi Arie: Buka pemiludamaipedia!
Agar Tak Jadi Korban Hoaks, Menkominfo: Gampang, Ingat BAS!