IND | ENG
Infrastruktur TI Terpusat Bikin 15 Sekolah Ini Tak Bisa Gelar Kelas Online karena Serangan Siber

Ilustrasi: Freepik.com

Infrastruktur TI Terpusat Bikin 15 Sekolah Ini Tak Bisa Gelar Kelas Online karena Serangan Siber
Yuswardi A. Suud Diposting : Jumat, 05 Maret 2021 - 17:00 WIB

Cyberthreat.id - Serangan siber membuat 15 sekolah di Inggris Raya tidak bisa menghadirkan kelas online di tengah pandemi Covid-19. Sekolah-sekolah yang berbasis di Nottinghamshire itu, adalah milik koperasi Nova Education Trust.

Pada hari Rabu, seperti dilaporkan oleh ZDnet yang mengutip media  lokal NottinghamshireLive, beberapa sekolah melaporkan masalah di media sosial dan keharusan untuk mematikan sistem TI karena serangan siber.

Menurut Nova Education Trust, pelaku serangan dapat mengakses infrastruktur jaringan pusatnyaa dan saat penyelidikan berlangsung, semua komunikasi telepon, email, dan situs web yang ada harus dimatikan.

Siswa masih belajar dari jarak jauh di Inggris. Sekolah akan dibuka kembali pada 8 Maret, tetapi sementara itu, hanya sebagian kecil anak-anak yang bersekolah secara fisik, seperti anak-anak dari pekerja utama.

Ke-15 sekolah yang terkena dampak insiden keamanan siber pusat tidak dapat menyediakan pembelajaran jarak jauh dan guru tidak dapat mengunggah materi pembelajaran. Namun, beberapa sekolah telah beralih ke pesan SMS, nomor telepon sementara, dan Microsoft Teams untuk mencoba dan meminimalkan gangguan pelajaran.

Beberapa hari kemudian, tim IT masih bekerja untuk memulihkan sistem kepercayaan. Meskipun tidak diketahui siapa yang bertanggung jawab, insiden tersebut menyoroti bagaimana infrastruktur TI yang terpusat, ketika mengalami peretasan, dapat memiliki gelombang efek dan berdampak pada semua institusi penggunanya.

"Insiden itu telah dilaporkan ke Departemen Pendidikan dan Kantor Komisaris Informasi (ICO), dan Trust saat ini bekerja dengan Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) dan profesional keamanan tambahan untuk menyelesaikan masalah tersebut," kata Nova Education Trust.

"Semua karyawan kepercayaan telah disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan," tambah pengelola sekolah.[]

#serangansiber   #sekolahonline   #belajaronline

Share:




BACA JUGA
Serangan siber di Rumah Sakit Ganggu Pencatatan Rekam Medis dan Layanan UGD
Hacker China Luncurkan Serangan Spionase Terselubung terhadap 24 Organisasi Kamboja
Atasi Ancaman AI, Google Perluas Program Bug Bounty
Cacat Kritis Citrix NetScaler Dieksploitasi, Targetkan Pemerintah dan Perusahaan Teknologi
Peneliti Ungkap Serangan yang Tergetkan Pemerintahan dan Raksasa Telekomunikasi di Asia