
Ilustrasi | Foto: Freepik.com
Ilustrasi | Foto: Freepik.com
Jakarta, Cyberthreat.id – Serangan siber (cyberattack) saat ini sangat mudah terjadi seiring maraknya barang-barang internet (internet of things/IoT). Bahkan, jika Anda menyimpan smartphone di mana pun, dalam kondisi menyala pastinya, masih beresiko untuk menerima virus atau malware.
“Peretas tidak memerlukan akses fisik ke ponsel pintar Anda untuk mencuri informasi pribadi atau menginfeksi perangkat dengan malware,” ujar pengamat teknologi informasi Onno W. Purbo dalam artikelnya “Menjaga Smartphone Agar Tidak Di-Hack” seperti dikutip dari Onnocenter.or.id, Selasa (2 Juli 2019).
Onno mengatakan, peretas atau hacker bisa menyusup ke ponsel Anda dengan aplikasi yang tampaknya baik atau melalui jaringan wi-fi yang tidak aman.
Ciri ponsel pintar Anda diretas, kata Onno, jika Anda melihat aplikasi terbuka sendiri atau jika baterai lebih cepat habis daripada biasanya. Juga, “Paket data (internet) Anda sepertinya cepat habis, nah ini menunjukan adanya masalah,” kata dia.
Oleh karena itu, Anda dapat menjaga diri dari serangan para peretas dengan mengambil langkah-langkah untuk mengamankan ponsel Anda, seperti berikut ini:
Langkah 1
Kunci telepon Anda saat tidak menggunakannya. Buat sandi dan ubah secara teratur untuk mencegah orang lain menebaknya. Kunci pola adalah alternatif jika anda mengalami kesulitan mengingat sandi.
Ponsel Anda mungkin juga memiliki fitur kunci pengenalan wajah. Jika ini aktif, perangkat akan terbuka hanya ketika kamera mendeteksi wajah Anda.
Pengenalan suara adalah pilihan lain; dengan ini diaktifkan, telepon Anda perlu mendengar suara anda mengatakan kata atau frase tertentu untuk membuka kunci.
Langkah 2
Aktifkan kemampuan pelacak ponsel jika ada. Di Android, bisa menggunakan apps "Find My Device". Jika smartphone mendukung fitur ini, Anda dapat melihat lokasinya di peta dan melacak perangkat saat bergerak. Jika smartphone Anda dicuri atau hilang, gunakan aplikasi pelacak untuk menguncinya dari jarak jauh. Beberapa aplikasi pelacak bahkan bisa menghapus data ponsel jarak jauh. Ini menyulitkan peretas untuk mengakses data anda.
Langkah 3
Perbarui firmware ponsel Anda ke versi terbaru. Banyak ponsel yang melakukannya untuk anda secara otomatis, tetapi jika anda mematikan opsi ini, Anda harus mengunduh pembaruan secara manual. Anda dapat mengunduh pembaruan terkini langsung dari ponsel. Sebagai alternatif, hubungkan telepon ke komputer dan luncurkan perangkat lunak yang menyertai perangkat. Aplikasi akan terhubung ke halaman web unduhan dan menginstal firmware di ponsel.
Langkah 4
Instal aplikasi hanya jika berasal dari sumber tepercaya, seperti Appstore atau Playstore. Playstore akan memverifikasi keaslian aplikasi yang ada, jadi jauh lebih aman. Sebelum mengunduh aplikasi apa pun, baca deskripsi dan ulasannya sehingga anda memahami apa yang anda dapatkan.
Langkah 5
Periksa permohonan izin aplikasi sebelum memasangnya. Jika sebuah aplikasi meminta akses ke informasi pribadi anda, jangan menginstalnya atau menolak permintaan tersebut.
Langkah 6
Hindari meninggalkan ponsel di tempat umum, seperti di meja restoran atau di meja kantor. Jika Anda harus meninggalkan telepon, tetap terkunci dan menyembunyikannya di suatu tempat, seperti di laci untuk mencegah pencurian.
Langkah 7
Hapus pesan SMS dari pengirim tidak dikenal yang meminta informasi Anda, dan hindari mengklik tautan dalam pesan. Beberapa peretas mengirim pesan yang tampaknya berasal dari bank anda atau sumber tepercaya lainnya.
Jika Anda mengklik tautan dalam pesan, peretas dapat mencuri informasi anda atau memasang malware di ponsel. Jangan mengunduh aplikasi melalui pesan SMS; ini adalah cara umum bagi peretas untuk menginfeksi perangkat anda.
Langkah 8
Pastikan akses internet di jaringan wi-fi aman. Jaringan wi-fi yang tidak aman memungkinkan peretas terdekat untuk menyadap data anda saat online. Jangan melakukan belanja atau online banking di jaringan wi-fi publik; peretas dapat memperoleh nomor rekening bank anda atau informasi keuangan lainnya.
Aplikasi pesan instan dan komunikasi lainnya mungkin berisi lubang keamanan yang memungkinkan peretas merampas data pribadi anda. Jika anda memiliki akses ke jaringan seluler, gunakan itu bukan wi-fi publik.
Langkah 9
Lindungi smartphone dengan aplikasi anti-virus. Periksa Appstore atau Playstore untuk melihat apa yang tersedia untuk perangkat anda.
Share: