IND | ENG
Inggris Larang Epic Games Tuntut Apple di Negaranya

Ilustrasi: essentiallysports.com

Inggris Larang Epic Games Tuntut Apple di Negaranya
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 23 Februari 2021 - 18:30 WIB

Cyberthreat.id - Lembaga anti-monopoli Inggris Raya melarang pengembang game Fortnite, Epic Games, melanjutkan tuntutan di negara soal kekisruhannya dengan Apple.

Seperti diketahui, Epic Games dan Apple bermasalah sejak tahun lalu hingga berujung game Fortnite ditendang oleh Apple dari toko aplikasi App Store. Itu terjadi setelah Epic Games meluncurkan sistem pembayaran sendiri di dalam aplikasi, yang melanggar ketentuan App Store. Apple menerapkan biaya 30 persen di App Store.

Dilansir dari Reuters, Selasa (23 Februari 2021) pengadilan di Inggris Raya menyatakan berkas tuntutan Epic Games untuk Google bisa dilanjutkan, namun untuk kasus dengan Apple, mereka melihat lebih baik dilanjutkan di Amerika Serikat.

Menanggapi keputusan pengadilan, Epic mengatakan akan mempertimbangkan perintah tersebut.

"Epic akan mempertimbangkan ulang melanjutkan kasus melawan Apple di Inggris Raya setelah hasil kasus di Amerika Serikat," kata Epic Games.

Sementara Apple dan Google tidak berkomentar untuk keputusan pengadilan Inggris Raya itu.

Hakim pengadilan federal di California, Amerika Serikat, pada Oktober lalu mengeluarkan perintah bahwa Apple bisa memblokir Fortnite dari App Store, namun tidak boleh mengganggu alat pengembang Unreal Engine, perangkat lunak yang digunakan ratusan pengembang lainnya.

Pendiri dan Kepala Eksekutif Epic Games Tim Sweeney sebelumnya mengatakan kendali Apple atas platformnya telah membuat "pertandingan" menjadi tidak seimbang.[]

#apple   #epicgames   #sistempembayaran   #appstore   #googleplay

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Apple Keluarkan Patch untuk Zero-Day Kritis di iPhone dan Mac
Indonesia Korban SpyLoan yang Menyamar sebagai Pinjol di Google Play
Aktivitas ClearFake Diperluas, Targetkan Sistem Mac dengan Atomic Stealer
iLeakage: Eksploitasi Safari Terbaru Berdampak pada Apple iPhone dan Mac dengan CPU Seri A dan M