IND | ENG
Yang Perlu Dipahami Saat Berinvestasi Kriptokurensi

Ilustrasi | Foto: Freepik.com

Yang Perlu Dipahami Saat Berinvestasi Kriptokurensi
Andi Nugroho Diposting : Senin, 01 Juli 2019 - 14:37 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Mata uang digital atau kriptokurensi (cryptocurrency) kini cenderung masih dilirik oleh para penikmat teknologi dan pemodal sebagai alternatif pilihan investasinya.

Alasannya, kriptokurensi dinilai memberikan ruang keuntungan yang besar dibanding instrumen investasi lainnya. Namun, berinvestasi dalam dunia kripto tidak berarti selalu meraih keuntungan yang instan dan menjadi kaya mendadak. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Chief Executive Officer digitalexchange.id Duwi Sudarto Putro memberikan lima kiat bagi pemula untuk berinvestasi pada mata uang kripto, seperti dikutip dari Antaranews.com, yang diakses Senin (1 Juli 2019).

Pertama, selalu memantau perkembangan isu atau berita mengenai mata uang kripto baik di dalam negeri maupun eksternal.

"Dalam platform digitalexchange.id, kami menyediakan wadah edukasi untuk newcomers, salah satunya melalui sosial media seperti Telegram, Facebook, Twitter, Instagram dan juga YouTube sehingga memudahkan pengguna untuk memulai investasi cryptocurrency," ujar Duwi.

Kedua, untuk nasabah di pasar mata uang kripto, terutama digitalexchange.id disarankan untuk menggunakan premium feature di sehingga bisa melihat selisih harga dari masing-masing penyedia platform perdagangan yang akan menjadi margin untuk para nasabah.

"Dengan begitu, nasabah dapat memantau harga mata uang kripto yang dimilikinya dan dapat mengambil keputusan secara cepat," kata dia.

Ketiga, membaca grafik atau pola pergerakan mata uang dari sisi volume transaksi sebelumnya dalam jangka waktu tertentu.

"Melihat volume transaksi sebelumnya, bisa 24 jam belakangan, satu bulan sampai tiga bulan atau satu tahun terakhir di 'coinmarketcap' untuk menentukan harga yang pas untuk membeli sesuatu aset digital," kata Duwi.

Keempat, melihat implementasi riil sektor dari aset digital yang di tawarkan, contohnya sebagai alat pembayaran. "Dan, terakhir, membeli saat rumor beredar dan menjual saat rumor tersebut telah dikonfirmasi," kata Duwi.

#cryptocurrency   #kriptokurensi   #matauangkripto   #AgungKameswara   #digitalexchange.id   #DuwiSudartoPutro

Share:




BACA JUGA
Malware Docker Terbaru, Mencuri CPU untuk Crypto & Mendorong Lalu Lintas Situs Web Palsu
Serangan Tanpa File PyLoose Berbasis Python Targetkan Beban Kerja Cloud untuk Penambangan Cryptocurrency
Pertukaran Cryptocurrency Jepang Menjadi Korban Serangan Backdoor macOS JokerSpy
Baru! Penambangan Ilegal Cryptocurrency Targetkan Sistem Linux dan Perangkat IoT
Didakwa Dalangi Peretasan Mt.Gox Crypto Exchange, Dua Warga Rusia Terancam 20 Tahun Penjara