IND | ENG
Situs Web Pemda Majene dkk Diserang Hacker Anime Jepang

Situs web SMAN 1 Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur diserang hacker. | Foto: Tangkapan layar Cyberthreat.id/Oktarina Paramitha Sandy

Situs Web Pemda Majene dkk Diserang Hacker Anime Jepang
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Kamis, 11 Februari 2021 - 21:10 WIB

Cyberthreat.id – sejumlah geng hacker menyerang situs web milik beberapa pemerintah daerah di Indonesia. Mereka mengubah halaman web dengan gambar kartun anime Jepang.

Pantauan Cyberthreat.id, Kamis (11 Februari 2021), peretas menyusup ke situs web Pemkab Majene, Sulawesi Barat, lalu mengubah halaman sub domain.

Sub domain yang berisi informasi Covid-19 tersebut (https://covid19.majenekab.go.id/) diubah halamannya menjadi latar hitam dan menampilkan gambar anime Jepang.

Lalu, sub domain Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (https://bpkad.dompukab.go.id/) dan situs web SMAN 1 Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur (https://sman1asembagus.sch.id/ ).

Ketiga situs web tersebut diserang oleh peretas bernama Kosame Amegai. “Hacked by Kosame Amegai Ft Eca”. Ketika situs-situs web dibuka, halaman berlatar hitam. Peretas juga menanam file gambar dan audio anime Jepang.

Peretas menulis pesan dalam bahasa Jepang: “Anata ga ataeru itami” yang berarti “Kerusakan yang kamu berikan”.

Peretas tampaknya bagian dari geng Itami Team. Kosame Amegai juga mencantumkan email yang dapat dihubungi oleh pemilik situs web,.

Contact me: kaorimiyazonotan@gmail.com,” tulis Kosame Amegai.


Serangan yang dilakukan oleh peretas berjuluk Kosame Amegai | Foto: tangkapan layar Cyberthreat.id/Oktarina PS


Situs web pemda lain yang dilanda web defacement attack adalah milik Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung (https://pringsewukab.go.id/).

Dalam kasus ini, peretas mengubah tampilan di halaman utama situs web. “Hacked By AR 404,” tulis peretas sambil melampirkan file audit Guns N’ Roses berjudul “Sweet Child O’ Mine.”

Situs web Pemkab Pringsewu, Lampung.


Situs web Pengadilan Agama Fak-Fak, Papua Barat.


Dalam pesannya, peretas mengatakan agar pemilik situs web tidak khawatir karena tidak ada data yang dicuri dari situs web tersebut.

Mereka hanya meninggalkan sebuah pesan bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini dan berperilaku baik sebelum terlambat.

“World Deceive People, Causing harm to them and abandoned by them,” tulis peretas.

Situs web berikutnya milik Pengadilan Agama Fak-Fak, Papua Barat. Peretas menyusup ke sub domain Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Agama Fak-Fak (http://sipp.pa-fakfak.go.id/ikkeh.php)

Serangan kali ini dilakukanoleh peretas bernama “TU4N N04MI” dan “MR-4PEAJE”. Mereka mengubah tampilan dengan latar putih dilengkapi gambar anime jepang. Peretas juga menyisipkan file audio dari sebuah anime.

“Harta-tahta-digrebek polda canda polda,” tulis sang peretas.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#peretasan   #webdefacementattack   #kabupatenmajene   #kabupatenpringsewu   #kabupatendompu   #hacker   #animejepang

Share:




BACA JUGA
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Penjahat Siber Persenjatai Alat SSH-Snake Sumber Terbuka untuk Serangan Jaringan
Peretas China Beroperasi Tanpa Terdeteksi di Infrastruktur Kritis AS selama Setengah Dekade
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes