
WhatsApp | Foto: Unsplash
WhatsApp | Foto: Unsplash
Cyberthreat.id – WhatsApp Inc, pengembang aplikasi pesan daring, menambah fitur keamanan baru di layanannya pada versi web dan desktop.
Melalui akun Twitter-nya, Kamis (28 Januari 2021), perusahaan mengatakan WhatsApp Web dan Desktop akan dilengkapi dengan verifikasi biometrik seperti sidik jari (finger print), wajah, atau pemindaian mata.
"Untuk menautkan WhatsApp Web atau Desktop ke akun WhatsApp Anda, Anda sekarang akan diminta untuk menggunakan kunci wajah atau sidik jari di ponsel Anda sebelum memindai kode QR dari ponsel untuk menautkan perangkat Anda," tutur WhatsApp dalam keterangannya kepada Android Authority diakses Jumat (29 Januari 2021).
Perusahaan mengatakan autentikasi tersebut untuk mencegah seseorang menautkan akun pengguna ke perangkat lain tanpa izin.
WhatsApp mengklaim tidak dapat mengakses informasi biometrik yang akan disimpan di perangkat pengguna dan menerapkan antarmuka (API) otentikasi biometrik yang sama dipakai oleh aplikasi aman lainnya, seperti aplikasi perbankan.
Sumber: WhatsApp
Untuk dapat menambahkan login biometrik juga bergantung pada dukungan perangkat pengguna. “Fitur itu bisa berfungsi jika Anda telah mengaktifkan autentikasi biometrik di perangkat Anda,” tullis TechCrunch.
Perangkat iPhone yang mendukung fitur tersebut, terutama yang telah memakai sistem operasi iOS 14 ke, sedangkan perangkat Android yang memiliki dukungan autentikasi biometrik.
Ketika memakai versi web atau desktop, di layar akan muncul perintah untuk ditautkan dengan akun aplikasi seluler—saat ini baru mengandalkan menggunakan kode QR.
Kode QR masih tetap ada, sehingga fitur keamanan baru itu adalah sebagai tambahan, mirip halnya verifikasi dua langkah (2FA).
Tahun ini, WhatsApp berencana menambahkan lebih banyak fitur di desktop dan seluler. Satu hal yang belum ada yaitu panggilan telepon diWhatsApp Web.[]
Share: