
Signal | Foto: CNET
Signal | Foto: CNET
Cyberthreat.id – Jumlah pengguna aplikasi pesan daring, Signal, kini melambung tinggi setelah WhatsApp, pesaing utamanya, mengubah kebijakan privasi yang berujung kritik besar-besaran dari pengguna di seluruh dunia.
Ledakan pengguna Signal tersebut ditunjukkan dengan sempat terjadi gangguan pada server mereka pada Jumat (15 Januari 2021).
Signal direkomendasikan sejumlah orang, termasuk CEO Tesla, Elon Musk, karena dianggap menjamin keamanan dan privasi penggunanya. Signal juga memiliki fitur-fitur yang bisa menambah keamanan akun pengguna
Meski ada beberapa perbedaan tampilan antara Signal versi iOS dan Android, tips mengenai setelan ini berlaku untuk kedua sistem operasi tersebut, demikian seperti dikutip dari ZDNet, diakses Minggu (17 Januari 2021).
Pertama-tama, bukalah “Pengaturan" di aplikasi Signal. Untuk membukanya, ketuk profil atau inisial Anda di pojok kiri atas layar. Jika di Android, Anda dapat mengetuk tiga titik di kiri atas, lalu “Pengaturan”.
Fitur keamanan yang perlu diaktifkan, antara lain:
Selain keempat itu, ada fitur “Always Relay Calls”, yakni sebuah fitur yang menerima semua panggilan Anda melalui server Signal. Ini berfungsi menyembunyikan alamat IP Anda dari penerima, mungkin layak untuk diaktifkan, tetapi itu dapat menurunkan kualitas panggilan.
Kemudian, ada fitur yang disarankan lagi di luar menu "Privasi", yakni ada pada "Notifikasi" pada “Pengaturan”. Ini memungkinkan pengguna yang khawatir pesannya dibaca orang lain saat kondisi ponsel sedang terkunci.
Ketika sudah membuka “Pengaturan” dan memilih "Notifikasi", klik pilihan "Tampilkan" di bagian "Isi Pemberitahuan". Ubah menjadi "Tanpa Nama atau isi" untuk iOS dan "Tanpa nama atau pesan" untuk Android.
Dengan mengaktifkannya, pemberitahuan akan muncul, tetapi tidak menampilkan isi pesan yang masuk.[]
Redaktur: Andi Nugroho
Share: