IND | ENG
Gara-gara Email Phishing, Gaji Karyawan Tiga Kampus di Swiss Disedot Peretas

Universitas Basel di Swiss | Foto: swissinfo.ch

Gara-gara Email Phishing, Gaji Karyawan Tiga Kampus di Swiss Disedot Peretas
Rifqi Kamiil Diposting : Senin, 05 Oktober 2020 - 18:22 WIB

Cyberthreat.id – Kejadian satu ini membuktikan bahwa serangan phishing sangatlah berbahaya. Insiden siber ini dialami oleh tiga universitas di Swiss, salah satunya Universitas Basel.

Gara-gara kiriman email phishing kepada karyawan universitas, penjahat siber tak dikenal itu berhasil mendapat data akses ke sistem penggajian karyawan. Alhasil, mereka menyedot tranfser gaji karyawan dari tiga kampus itu.

“Menurut informasi, beberapa universitas di Swiss telah terpengaruh,” ujar Martina Weiss, Sekjen Konferensi Rektor Universitas Swiss, seperti dikutip dari Swissinfo.ch, diakses Senin (5 Oktober 2020).

Berita ini pertama kali dilaporkan oleh harian lokal Swiss, SonntagsZeitung, lalu dikutip oleh kantor berita Prancis, AFP.

Menurut Kejaksaan Umum Basel, peretas menyusup ke sistem universitas secara langsung dengan data pribadi yang dicuri dan mengubah akun penerima gaji.

Kejaksaan tak menjelaskan secara pasti berapa jumlah uang yang raib tersebut. Namun, penjahat dunia maya itu menggelapkan uang sebanyak enam digit, kata kejaksaan. Sebagian dari dana yang disalahgunakan sekarang berada di rekening bank asing.

Organisasi yang mewadahi universitas di Swiss telah mengirimkan email peringatan ke kampus-kampus agar lebih waspada.

SonntagsZeitung juga melaporkan bahwa University of Zurich, juga menjadi target, tapi mereka berhasil menggagalkan serangan tersebut karena karyawannya telah mengenali upaya phishing.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#phishingattack   #emailphishing   #serangansiber   #swiss   #universitasbasel

Share:




BACA JUGA
Infrastruktur TI Terpusat Bikin 15 Sekolah Ini Tak Bisa Gelar Kelas Online karena Serangan Siber
PEMBUAT PHISING KIT 16SHOP - RISWANDA NOOR SAPUTRA
Saya Hanya Bikin 16Shop yang Targetkan Apple, Amazon, dan PayPal
Mangaktifkan Fitur Keamanan 2FA untuk Akun LinkedIn Anda
CompuCom Diserang Malware, Layanan ke Pelanggan Terganggu
Basis Data Donatur Oxfam Australia Dijual di Forum Peretas