IND | ENG
Trafik Data Lebaran: Panggilan Video Naik Daun, SMS Ditinggalkan

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Trafik Data Lebaran: Panggilan Video Naik Daun, SMS Ditinggalkan
Faisal Hafis Diposting : Kamis, 28 Mei 2020 - 17:20 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Ada perubahan pola pemakaian data seluler dari pengguna smartphone di Indonesia pada Idul Fitri 2020.

Operator seluler mencatat terjadi kenaikan trafik lalu lintas data saat Lebaran. Pengguna lebih memilih layanan panggilan video ketimbang pesan pendek (SMS).

Hal tersebut tampaknya imbas langsung dari larangan mudik dari pemerintah demi mencegah penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) kian meluas di daerah. Sebagai gantinya, mereka yang tak mudik silaturahmi online dengan aplikasi layanan telekonferensi video.

Operator seluler Tri Indonesia mengklaim mengalami peningkatan trafik data internet hingga 57 persen pada Idul Fitri. Peningkatan trafik didominasi oleh penggunaan layanan telekonferensi video.

Tri Indonesia mencatat peningkatan penggunaan layanan aplikasi pesan dan telekonferensi yang masif pada WhatsApp, Zoom, dan Google Duo.

"Berbeda dari tahun sebelumnya, adanya pandemi ini menjadikan silaturahmi lebih terbatas, banyak yang harus merayakan Idul Fitri tahun ini tanpa dapat bertemu dengan keluarga dan sanak saudara tercinta. Komunikasi pun terjalin secara virtual dengan mengandalkan aplikasi pesan serta layanan panggilan video," kata Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia, M. Buldansyah kepada Cyberthreat.id, Kamis (28 Mei 2020).

Tercatat penggunaan Zoom meningkat hingga 87 persen pada hari pertama Lebaran jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Khusus layanan SMS, Tri Indonesia juga mencatat adanya penurunan sebesar 20 persen. Hal serupa juga dialami layanan suara yang menurun 40 persen jika dibandingkan hari pertama Idul Fitri tahun lalu.

Kejadian itu menunjukkan banyak pelanggannya telah beralih ke layanan aplikasi telekonferensi video.

Buldansyah menyebutkan, peningkatan kualitas jaringan telah berhasil mengantisipasi kenaikan tafik data dan menjaga koneksi pelanggan Tri selama Idul Fitri.

XL Axiata, operator seluler lain, juga menyebutkan, panggilan video menjadi pilihan para pelanggannya untuk silaturahmi online.

Operator mencatatkan peningkatan trafik data selular sebesar 15 persen. Sedangkan, trafik XL Home, layanan wi-fi, juga mengklaim terjadi peningkatan trafik sebanyak 20 persen.

Peningkatan trafik itu telah diantisipasi XL Axiata dengan dukungan dari Huawei Indonesia. Ilmuwan data Huawei memanfaatkan teknologi big data dan kecerdasan untuk mendukung bisnis XL Axiata.

Salah satu penerapan teknologi Huawei pada XL Axiata adalah CWR AI Traffic Forecast. Ini adalahsolusi untuk melakukan prediksi pertumbuhan trafik dan kemacetan trafik. Metode ini menggantikan model prediksi yang dilakukan secara manual dengan memanfaatkan data lokal. Dengan begitu, perubahan tingkat kepadatan lalu lintas data serta pertumbuhannya bisa diprediksi secara lebih presisi.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#internet   #lebaran   #idulfitri   #telkomsel   #xlaxiata   #triindonesia   #datainternet   #panggilanvideo   #telekonferensivideo   #videoconference

Share:

BACA JUGA
Google Mengumpulkan Informasi tentang Anda, Ini Cara Menghapusnya
TikTok Diblokir, Aplikasi Berbagi Video India Justru Naik Daun
Alibaba Cloud Bangun Data Scrubbing Center, Menkominfo: Ikuti Aturan Hukum Indonesia
Pemblokiran TikTok dkk, China Sebut Alasan India Dibuat-buat
India Cemas Sektor Kritisnya Dipegang Investor China, Pertahanan Siber Pun Diperkuat