IND | ENG
Data 1,3 Juta PNS Kemdikbud Diduga Bocor, Nangkring di Forum Hacker Sejak ...

Ilustrasi | Freepik.com

Data 1,3 Juta PNS Kemdikbud Diduga Bocor, Nangkring di Forum Hacker Sejak ...
Yuswardi A. Suud Diposting : Rabu, 27 Mei 2020 - 21:57 WIB

Cybertheat.id - Pendiri komunitas Ethical Hacker Indonesia, Teguh Apriyanto, menyebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalami kebocoran data.

Dalam sebuah cuitan di Twitter pada Rabu (27 Mei 2020), Teguh mengatakan Kemdikbud mengalami kebocoran 1,3 juta. Data yang dibocorkan diantanya berupa NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, status pernikahan, nama lengkap ibu, nama lengkap ayah, nomor KK, alamat lengkap dan lainnya.

Teguh juga melampirkan sebuah tangkapan layar yang tampaknya berasal dari sebuah forum hacker. Tangkapan laya itu memperlihatkan ada orang yang merilis sampel data yang disebut dari database Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Sebuah basis data orang Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sepertinya ini dari 2015," tulis orang yang mengunggah sampel data itu, seperti dikutip oleh Teguh Aprianto.

Cyberthreat.id mengontak Teguh lewat pesan pribadi di Twitter-nya untuk mendapat informasi lebih jauh soal asal usul data itu.

Teguh lantas mengirimkan sebuah link yang mengarah ke RaidForums, sebuah forum peretas (hacker) yang menjadi buah bibir setelah sebelumnya hacker dengan nama ShinyHunters menjual data 91 juta akun pelanggan Tokopedia di sana.

Amatan Cyberthreat.id, sampel data itu diunggah oleh pemilik akun Data_Baron pada 18 September 2019 dengan judul "Indonesia Students (1,3m)."

Namun, percakapan soal data ini kembali mengemuka pertengahan Mei lalu ketika serangkaian kebocoran data pengguna e-commerce Tokopedia dan Bhinneka.com menjadi perbincangan.

Pada 9 Mei 2020, seorang anggota forum itu merespon dengan mengatakan,"Itu bukan data siswa. Itu seperti sebagian data kependudukan karena termasuk data keluarga, kemungkinan terkait data pegawai kementerian."

Belum diperoleh keterangan dari Kemdikbud terkait dugaan peretasan data ini.[]   

#kemdikbud   #kebocorandata

Share:

BACA JUGA
Tordillas: RUU KKS Bentuk Komitmen Negara terhadap Keamanan Siber
Pakar Hukum Sayangkan Pasal Kebocoran Data Pribadi Belum Ada di RUU PDP
Australia Alokasikan Rp13 Triliun Perkuat Keamanan Siber
Riset Perusahaan Israel: Tak Berpikir Seperti Hacker, Lebih Rentan Diserang
Polisi Brasil Investigasi Kebocoran Data Besar-besaran, Termasuk Data Presiden dan Militer