IND | ENG
Termakan Hasutan Sebar Corona, Menara 5G di Inggris Dibakar

Menara 5G di Inggris | Foto via The Guardian

Termakan Hasutan Sebar Corona, Menara 5G di Inggris Dibakar
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 07 April 2020 - 11:45 WIB

Cyberthreat.id - Bahaya betul teori konspirasi yang mengaitkan wabah virus corona dengan jaringan teknologi 5G. Di Inggris, setidaknya tiga menara 5G dibakar dan sedang diseliki oleh polisi setempat.

"Saya benar-benar marah dan jijik ada orang mengambil tindakan terhadap infrastruktur yang kita butuhkan untuk mengatasi keadaan darurat ini," kata Stephen Powis, Direktur Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) seperti dilaporkan laman The Verge pada Sabtu, 4 April lalu.

Rumor dan teori konspirasi itu menyebar cepat lewat platform sosial media seperti grup Facebok, WhatsApp dan Nextdoor.

Satu teori mengklaim virus corona baru berasal dari Wuhan karena kota di Cina itu baru-baru ini meluncurkan teknologi 5G. Lalu, dikatakan, virus itu sekarang menyebar ke kota-kota lain yang menggunakan jaringan 5G.

Tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan pandemi virus corona dengan 5G, juga tidak ada efek kesehatan negatif langsung ke 5G. Full Fact, pemeriksa fakta independen di Inggris, telah mengeksplorasi klaim tersebut setelah sebuah surat kabar tabloid Inggris menyorotinya baru-baru ini.

Jaringan 5G menggunakan frekuensi gelombang radio yang lebih tinggi daripada 4G atau 3G, tapi regulator di Inggris telah mencatat tingkat radiasi elektromagnetik 5G jauh di bawah pedoman internasional.

Namun, penjelasan itu tak menghentikan persebaran teori konspirasi itu. Para penganut teori konspirasi itu bahkan membuat satu grup Facebook khusus untuk mendorong orang membakar menara 5G. Peter Clarke, pakar infrastruktur jaringan seluler di Inggris, telah melaporkan grup itu ke Facebook.

Setelah dilaporkan, Facebook menghapus grup itu. Namun, sayangnya, informasi sesat itu telah terlanjur beredar luas dan membakar amarah orang-orang dan berujung pada pembakaran menara 5G.

Meminta Kerjasama Platform Sosial Media
Laman The Guardian pada hari Minggu melaporkan pemerintah Inggris akan mengadakan pembicaraan dengan platform media sosial terkait pembakaran menara 5G di kota Birmingham, Merseyside dan Belfast itu.

Para teknisi broadband juga menghadapi ancaman fisik dan verbal oleh orang-orang yang percaya bahwa radiasi dari tiang 5G menyebabkan risiko kesehatan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh orang.

Walikota Liverpool, Joe Anderson, mengungkapkan ia telah menerima ancaman setelah ia menolak teori itu sebagai "aneh".

Menteri Kantor Kabinet Michael Gove mencap teori konspirasi "omong kosong berbahaya".

Dan direktur NHS, Stephen Powis, menambahkan, “Kisah 5G lengkap dan benar-benar sampah. Ini omong kosong - jenis berita palsu terburuk."

“Kenyataannya adalah bahwa jaringan telepon seluler sangat penting bagi kita semua, terutama di saat kita meminta orang untuk tinggal di rumah dan tidak melihat kerabat dan teman.

“Tapi, khususnya, itu juga jaringan telepon yang digunakan oleh layanan darurat kami dan petugas kesehatan kami dan saya benar-benar marah, benar-benar jijik, bahwa orang-orang akan mengambil tindakan terhadap infrastruktur yang kita butuhkan untuk menanggapi keadaan darurat kesehatan ini.

"Ini mutlak, benar-benar sampah dan saya tidak bisa mengutuknya lebih kuat dari itu."

Oliver Dowden, sekretaris budaya, akan mengadakan pembicaraan dengan platform seperti Facebook, WhatsApp, YouTube dan Twitter "untuk meneruskan pesan ini ke rumah-rumah,".

Selebriti termasuk penyanyi Anne-Marie, telah membantu menyebarkan teori di media sosial. Amanda Holden, seorang juri di Britain's Got Talent, membagikan tautan ke petisi online yang mengklaim gejala Covid-19 disebabkan karena tinggal di dekat tiang 5G. Petisi sekarang telah dihapus.

Layanan darurat dipanggil untuk menangani kebakaran di tiang-tiang tiang di Sparkhill, Birmingham, dan di Jalan Antrim di Belfast utara Kamis lalu, dan di Melling, Merseyside, Jumat lalu.

Video serangan pembakaran lalu diposting di media sosial.[]

#5G   #inggris   #corona   #hoax   #teorikonspirasi

Share:

BACA JUGA
BPKN Ingatkan Penanganan Pengguna Kartu Kredit yang Terdampak Covid-19
Presiden Ingin Pelacakan Covid-19 Pakai Teknologi ala Korsel dan Selandia Baru, Seperti Apa?
Awas, Phishing yang Mencuri Kredensial Office 365 Terus Meningkat
Salahkan Sistem Anti-Spam, Instagram Klaim Mendukung Tagar BlackLivesMatter
TikTok Sebut Sensor Terhadap Tagar BlackLivesMatter Akibat Bug