IND | ENG
Situs Web PN Jakpus Diretas, Hacker Singgung Sidang Demo STM

Tangkapan layar dari situs web PN Jakpus yang diretas | Foto: CNN Indonesia

Situs Web PN Jakpus Diretas, Hacker Singgung Sidang Demo STM
Andi Nugroho Diposting : Kamis, 19 Desember 2019 - 11:17 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Situs web Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan alamat alamat https://pn-jakartapusat.go.id/ diretas pada Kamis (19 Desember 2019).

Saat ini situs web PN Jakpus tak bisa diakses. Namun, dalam tangkapan layar yang didapat CNN Indonesia, tampak bahwa peretas mengubah wajah situs web (deface) dengan halaman berlatar hitam. Lalu, menampilkan gambar anak muda berbaju putih dan bercelana panjang abu-abu muda serta membawa bendera merah putih.

Di bagian atas gambar terdapat tulisan “Respect for S.T.M”. Gambar yang telah diubah dengan gaya sektsa tersebut sebetulnya foto anak STM yang sempat viral pada September lalu. Sosok dalam foto tersebut adalah Lutfi Alfiandi yang kini menjalani persidangan terkait dengan demonstrasi yang berujung ricuh.

Seperti diketahui pada 25 September lalu, anak-anak STM turun ke jalan melakukan demonstrasi di Gedung DPR untuk menolak sejumlah rancangan undang-undang, salah satunya, RUU KUHP juga menolak UU KPK yang disahkan lebih dulu.


Tangkapan layar dari wajah situs web Pengadilan Negeri Jakarta Pusat saat diakses Cyberthreat.id pada pukul 11.00 WIB.


Di media sosial beredar luas foto tersebut dan banyak mendapatkan apresiasi dari para warganet. Selain dari segi fotografi yang terlihat menarik, sebagian warganet juga menilai foto itu memiliki kesan “heroik”.

Di halaman yang diunggah peretas juga menampilkan tautan berita dari detik.com dengan judul “Lutfi Alfiandi, Pembawa Bendera Didakwa Melawan Polisi Saat Demo Ricuh”. Pada bagian bawah halaman terdapat pesan dari peretas: “Tertangkap berorasi dihukum penjara, korupsi berjuta masih berkuasa.”

Pada sidang 12 Desember lalu, jaksa penuntut umum Andri Saputra mendakwa Dede Lutfi Alfiandi alias Dede bin Budi Sulistio melakukan kekerasan melawan petugas yang menjalankan tugas. Klasifikasi perkara dia adalah kejahatan melawan penguasa.

Menuru jaksa, Lutfi mengetahui demo di DPR dari Instagram ketika muncul unggahan “STM dan mahasiswa kembali berkumpul di jalan”. Lutfi pun ikut berdemo setelah diajak Nandang, temannya.

"Lutfi yang merupakan pengangguran kemudian menyamar sebagai siswa STM dengan baju putih dan celana abu-abu saat mengikuti aksi unjuk rasa memprotes pembahasan RKUHP dan revisi UU KPK pada 30 September 2019," ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membenarkan bahwa situs web pengadilan dalam kondisi diretas.

#lutfialfiandi   #demoSTM   #RUUKUHP   #UUKPK   #DPR   #demonstrasi   #pengadilannegerijakartapusat   #hacker   #deface   #serangansiber   #ancamansiber

Share:

BACA JUGA
Situs Pemerintah Papua Barat Diserang, Tinggalkan Pesan Tolak RUU HIP
‘Tsunami’, Pemindai Kerentanan Skala Besar Buatan Google
Diganggu Geng Pembuat Malware, Layanan Berbagi File Firefox Send Dinonaktifkan
Perlunya Pusat Laboratorium Forensik Digital untuk Kelola Bukti Elektronik
Peneliti Check Point Temukan Tanda-tanda Kembalinya DarkCrewFriends