IND | ENG
 IDF Israel Minta Warganya Matikan Kamera, Hacker Malaysia Klaim Bobol Lebih 5 Ribu CCTV

Salah satu tangkapan layar kamera yang diklaim oleh peretas Malaysia sebagai milik warga Israel yang berhasil dibobol | Sumber: Facebook

IDF Israel Minta Warganya Matikan Kamera, Hacker Malaysia Klaim Bobol Lebih 5 Ribu CCTV
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 20 Mei 2021 - 22:43 WIB

Cyberthreat.id - Militer Israel IDF dikabarkan telah meminta warga Israel yang dinggail di dekat perbatasan Jalur Gaza untuk mematikan kamera CCTV di rumah-rumah mereka.

Seperti dilaporkan media Israel Haaretz pada Kamis (20 Mei 2021), permintaan itu lantaran IDF khawatir para peretas Hamas akan dapat melihat kondisi rumah mereka dan bahkan mengendalikan kamera untuk diubah menjadi senjata siber.

Kepada Haaretz, Unit Juru Bicara IDF  mengatakan bahwa,"Beberapa hari lalu, komandan IDF membuat rekomendasi, atas arahan petugas keamanan, untuk mematikan sementara kamera keamanan."

Pejabat IDF menjelaskan bahwa arahan itu untuk komunitas secara keseluruhan dan bukan warga individu.

Kamera keamanan yang terhubung ke internet dirancang untuk memungkinkan seseorang melihat apa yag terjadi di lokasi tertentu di waktu tertentu, bahkan saat berada di tempat lain.

Terkadang, itu tidak terhubung ke kamera web pribadi Anda melainkan ke kamera keamanan yang dapat diakses oleh sejumlah orang, misalnya kamera CCTV di gedung apartemen.

Itulah mengapa sejumlah webcam tunduk pada antarmuka manajemen online - yang pada dasarnya adalah sejenis server yang terhubung ke internet. Jika Anda memiliki kamera keamanan di gedung, bisnis, atau bahkan rumah pribadi dan untuk mengakses kamera atau mengontrolnya dari jarak jauh, Anda perlu membuka alamat IP seperti http://88.77.66.55, lalu kamera Anda terhubung ke internet.

Alamat ini tidak bersifat rahasia dan mesin pencari dapat menemukannya. Itulah tepatnya yang dilakukan oleh mesin pencari seperti shodan.io atau www.insecam.org.

Penyerang siber juga dapat meretas melalui cara yang lebih canggih dan mengendalikan sistem operasi kamera dan menggunakannya untuk berbagai tujuan, seperti serangan yang tampaknya berasal dari alamat IP Anda sendiri, menggunakan server dengan materi ilegal atau kegunaan lainnya. Itulah mengapa Anda perlu melindungi kamera Anda.


Peretas Malaysia mengklaim telah membobol lebih dari 5.000 CCTV di Israel


Peretas Malaysia Klaim Bobol
Sementara itu, kelompok peretas Malaysia bernama DragonForce Malaysia pada 18 Mei lalu mengklaim "Telah meretas lebih dari 5.000 CCTV termasuk yang berada di gedung pemerintahan dan gedung-gedung rahasia Israel".

"Kami lebih dekat dari yang kalian pikirkan," tulis DragonForce Malaysia di laman Facebook-nya sembari melampirkan sejumlah tangkapan layar yang menampilkan orang-orang yang berada di rumah mereka. Gambar-gambar itu dilengkapi dengan stempel waktu bertanggal antara 17-18 Mei 2021.[]

#cctv   #kamerapengawas   #israel   #palestina

Share:




BACA JUGA
NSO Group Hentikan Kontrak Spyware Pegasus dengan UEA
Fokus Keamanan Siber Otomotif, LG Electronics Beli Startup Israel Cybellum
Malware Canggih Serang iMessage, Citizen Lab Tuding NSO Group
Citizen Lab Temukan Aktivitas Baru Spyware Pegasus, Eksploitasi Kerentanan Tanpa Klik di iPhone
Cara Deteksi Spyware Pegasus via Aplikasi iMazing